KD-25

Menerapkan system pengaturan antenna penerima sinyal televisi

A. ANTENA PARABOLA

Mendengar kata PARABOLA mungkin sudah tidak asing lagi, apalagi yang sudah mempunyai parabola, fungsinya pun kebanyakan orang sudah tau, yaitu menangkap siaran tv satelit berbayar maupun FTA (free to air) atau gratis.

1. DISH / PARABOLA

dish/ parabola adalah alat yang menyerupai payung yang di arahkan ke satelit untuk menangkap sinyal dari satelit.

2. LNB (low noise block)

lnb adalah komponen penerima sinyal dari satelit yang telah di fokuskan dan dipantulkan oleh sebuah antena parabola. LNB berada di tengah parabola dan di tempatkan pada sebuah tiang (tiang focus) dan diletakkan pada sebuah dudukan (ring LNB). LNB ada beberapa jenis C BAND, KU BAND dan S BAND

3. RECEIVER

receiver adalah suatu alat yang digunaka untuk mengkonversi sinyal satelite yang diterima oleh LNB sehingga bisa menampilkan audio visual jika dihubungkan dengan televisi.

  • Macam dan Jenis Antena (Payung) Parabola

Antena parabola adalah sebuah antena berdaya jangkau tinggi yang digunakan untuk komunikasi radio, televisi, data dan juga untuk radiolocation (RADAR), pada bagian UHF and SHF dari spektrum gelombang elektromagnetik.

Antena parabola berbentuk seperti piringan. Antena parabola dapat digunakan untuk mentransmisikan berbagai data, seperti sinyal telepon, sinyal radio dan sinyal televisi, serta beragam data lain yang dapat ditransmisikan melalui gelombang. Fungsi antena parabola yang umum diketahui oleh masyarakat di Indonesia adalah sebagai alat untuk menerima siaran televisi satelit.

Jenis dan Macam Antena Parabola

1. Antena Parabola Solid.

Antena Parabola jenis SOLID yang terbuat dari plat campuran logam besi baja dengan alumenium sebagai reflektornya sebenarnya terbagi dua, yaitu:

  • Dish berbentuk lonjong/offset focus dengan ukuran diameternya cukup kecil antara 45cm sampai dengan 100cm. Ini yang sering kita jumpai penggunaan untuk TV berbayar/Pay TV seperti Indivision, Transvision, K-Vision, Orange TV, Astro, Aora, Big TV dan banyak lagi (walaupun ada juga bukan untuk pay tv seperti Ninmedia dll).
  • Dish berbentuk bulat/prime focus yang bentuk nya seperti antenna parabola kebanyakan yang dijual dipasaran. Ukuran nya antara lain dari 4 feed hingga 12 feed, namun kebanyakan yang dijual dan dipakai adalah ukuran 6 feed saja.

2. Antena Parabola Mesh (Jaring)

Antena Parabola jenis Mess yaitu berupa jaring yang berlubang kecil kecil sebagai reflector nya. Untuk ukurannya juga bermacam-macam yaitu dari 6 feed, 7,5 feed, 9 feed, 12 feed hingga16 feed, namun yang sering kita temukan dan banyak dijual 9 feed dan 12 feed walaupun ukuran lain juga ada yang masih menggunakannya.

Kelebihan antena jenis jaring adalah tidak mudah berkarat karena terbuat dari bahan alumunium serta tidak berat (ringan) dibandingkan dengan antena parabola jenis solid prime focus.

Namun demikian kekurangan/kelemahan dari jenis ini adalah diantaranya kawat jaring jaring yang mudah terlepas dari konstruksinya dan terkesak ringkih serta daya tangkap nya agak sedikit kurang dibandingkan dengan ukuran yang sama dengan jenis solid.

B. Cara Merakit Parabola

Komponen LNB didalam parabola sangat penting kegunaanya, yaitu menerima pantulan sinyal dari dish kemudian,  merubah sinyal digital menjadi listrik. Sehingga dalam penerapanya sangat harus diperhatikan agar penerimaan sinyal lnb menjadi efektif saat menerima sinyal dari pantulan dish.

Berikut merupakan langkah umum merakit 2 lnb yang efektif sehingga dapat menerima sinyal dengan baik untuk kawasan Indonesia

1. Jenis dish yang digunakan

Jenis dan type disk kaitanya denga lnb sangat erat. karena setiap dish jenis c-band memiliki beberapa ukuran. Sehingga tata letaknya pun berbeda. Biasanya di keterangan lnb sudah tertera mengenai jarak dan ukuran pada setiap ukuran sehingga dapat dijadikan acuan untuk memasang lnb pada ukuran disk / payung ant yang berbeda. Untuk itu pahami ukuran dish, baru memutuskan untuk menentukan jarak antar lnb (misalnya untuk satelit telkom dan palapa d)

2.  Jarak lnb

Karena jarak lnb Pada setiap ukuran disk berbeda., maka perlu pemahaman dan pengalaman, misalnya pada jenis parabola c-band ukuran 7 feet. biasanya jarak antar lnb yaitu body ke body berjarak antara 3-5 cm untuk telkom dan palapa. Sinyal yang dihasilkan pun beraneka ragam karena terkadang hal ini dipengaruhi oleh bentuk dish. Dalam artian bahwa setiap dish terkadang ada yang cekunganya tidak rata sehingga sinyal yang dipantulkan melewet dari titik fokus. Inilah mengapa setiap tracking parabola terdapat perbedaan kualitas sinyal. Kadang sinyal bisa tinggi kadang ada yang hanya setandar saja.

3. Kedalaman lnb

sebenarnya saat merakit lnb untuk palapa dan telkom kedalaman tidak perlu dimasalahkan, yang terpenting disesuaikan dengan jenis dish yang digunakan. Biasanya pabrik pembuat sudah menetapkan kedalaman lnb melalui tiang fokus. Sehingga berapapun ukuran dalam penunjukan angka yang terdapat pada lnb tidak dipermasalahkan selama masih berada pada ukuran.  misalnya meletakan kedalaman pada  no 38 pada kedua lnb. Ternyata sinyal normal selama tiang fokus masih bisa di stel. Namun jika menggunakan jenis dish yang menggunakan tiang fokus permanen maka harus tetap memperhatikan kedalaman lnb, karena jika tidak demikian sinyal tidak maksimal.  Sehingga ketika tiang fokus tidak bisa distel lagi yang harus memainkan kedalaman lnb. Dan kemudian ini akan menjadi acuan dikemudian hari.

4. Arah lnb

Dalam lnb biasanya pada body bagian atas terdapat nol beserta sudut,
Untuk arah pastikan ketika merakit untuk telkom 3s dan palapa pada angka 0 harus segaris lurus. Karena jika tidak lurus biasanya akan terjadi tarik mernarik sinyal pada bagian arah lnb. menyangkut masalah arah harus lurus pada arah Timur dan barat pada titik 0  kedua lnb.

5. Letak dseg/swit

posisi lnb telkom di barat sedangkan lnb palapa di timur. Sehingga ketika merakit konektor lnb pastikan letak lnb yang akan menerima satelit. Misalanya pada switch no1 di isi arah barat sedangkan no2 diisi posisi timur. Berarti ketika program receiver pada pengaturan antenna, palapa pads lnb 2 Dan telkom pada lnb 1. Begitu sebaliknya. 

Catatan : Merakit lnb sangat penting untuk diperhatikan pertama kali. Karena ini sangat menentukan hasil dari pencarian sinyal yang kita lakukan. Jika gagal dalam merakit lnb maka akan kesulitan.  Misalnya didatap sinyal yang minim, sinyal beberapa satelit tidak imbang, salah satu polaritas tidak terkunci dll.